HABARI.ID, PEMPROV I Penanganan persoalan pertanian yang dialami petani di Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, dengan cepat dilakukan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pohuwato Selasa (04/08/02026).
Kondisi lahan pertanian yang terdampak dari sedimentasi saluran irigasi di wilayah tersebut, menarik perhatian Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
“Sebanyak 16 titik irigasi air tanah akan dibangun oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi II tahun ini juga. Satu jaringan irigasi air tanah bisa mengairi 10 hingga 12 hektar sawah,” ujar Gubernur Gusnar.
“Karena di situ luasan sawahnya lebih dari seribu hektar, maka akan kami usulkan untuk ditambah lagi agar seluruh lahan bisa ditanami. Saya minta kepada masyarakat tolong bersabar, kita pikirkan bersama dan saya sudah menemukan caranya seperti tadi itu,” timpal Gubernur Gusnar.
Selain pembuatan irigasi air tanah, langkah berikutnya yang akan diambil adalah melakukan normalisasi daerah irigasi Taluduyunu dengan melakukan pengerukan. Menurut Gusnar langkah itu membutuhkan perencanaan yang matang karena pengerukan tidak bisa hanya dilakukan temporer.
“Kita rencanakan yang matang untuk normalisasi saluran irigasi Taluduyunu ini agar ketika hujan tidak terjadi lagi sedimentasi. Saya memahami perasaan masyarakat yang di situ tidak bisa menanam, tapi itulah kondisinya,” pungkas Gusnar.(bm/habari.id).






