HABARI.ID, KOTA GORONTALO I Kamis (08/01/2026) Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea, meninjau kondisi gedung dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof. Dr. H. Aloei Saboe.
Orang Nomor Satu di Kota Gorontalo itu sebutkan, ada berbagai persoalan teknis ditemui pasca Ia dan direksi RSAS Kota Gorontalo, meninjau kondisi RSAS Kota Gorontalo.
Mulai dari persoalan gedung rawat pasien yang sering bocor jika musim hujan tiba, kondisi dinding gedung yang sudah berlumut, fasilitas seperti AC ruangan rusak sampai kondisi sanitasi yang membutuhkan perhatian khusus.
“Saat kunjungan tadi ada banyak persoalan yang kami temukan, terutama kondisi bangunan dan fasilitas penunjang yang sudah tidak memadai. Seperti salah satu bangunan yang sering bocor ketika hujan, AC ruangan rusak dan WC untuk pasien rusak dan tidak bersih,” ujar Wali Kota Gorontalo.
Hi. Adhan Dambea sampaikan lagi, bicara tentang kondisi rumah sakit, tentu berkaitan dengan kebersihan dan keteresediaan fasilitas yang memadai. Karena menurutnya, kebersihan lingkungan, gedung dan fasilitas yang memadai, memberikan dampak positif terhadap kesembuhan pasien.
“Rumah sakit ini harus layak dari luar sampai dalam. Baik itu gedungnya, fasilitas AC ruangan, WC pasien sampai dengan kebersihannya. Karena itu membantu pasien untuk sembuh dari sakitnya. Karena masyarakat yang sakit berobat di RSAS, tujuannya ingin sehat bukan tambah sakit,” ungkapnya.
Terakhir Wali Kota Gorontalo, Hi. Adhan Dambea katakan, dalam rangka memaksimalkan rencana pembenahan rumah sakit umum daerah di Kota Gorontalo, Ia akan mengundang direksi dua rumah sakit baik RSAS dan RS Otanaha.
“Bukan hanya RSAS Kota Gorontalo, tetapi RS Otanaha juga akan kami benahi. Maka dari itu, saya akan mengundang pejabat-pejabatnya dalam pertemuan di Gedung Bandayo Lo Yiladia. Saya minta kepada mereka (pejabat-pejabat rumah sakit.red), datang membawa masalah bukan program. Ingat, datang ke saya bawa masalah, bukan program dan kita carikan solusi bersama,” pungkas Wali Kota.(bm/habari.id).






