HABARI.ID, KAMPUS I Dua Periode Eduart Wolok nakhodai Rektor UNG (Universitas Negeri Gorontalo), Perguruan Tinggi Negeri berjuluk Kampus Merah Maron itu, bukan hanya dikenal berbagai lembaga di tingkat nasional dan internasional dari segi kerjasama dan kualitas pendidikannya. Tetapi menjadi tujuan generasi muda dari berbagai daerah di Tanah Air dan mancanegara, untuk menggapai masa depan.
Pria kelahiran 23 Mei 1976 itu tahu dan akui, capaian yang Ia peroleh selama menjabat sebagai Orang Nomor Satu di UNG tentu bukan hanya kinerjanya semata. Tetapi berkat dukungan Civitas Akademika UNG, stake holder dan masyarakat sehingga UNG di tahun 2025 bisa mengelola sebanyak 41.977 mahasiswa.
Di balik meja merah maron dan didampingi sejumlah pejabat utama UNG, Eduart Wolok sampaikan kepada awak media jumlah mahasiswa mencapai 41.977 tersebut diantaranya 23. 840 kategori organik dan 18. 137 kategori PPG.
“Syukur Alhamdulillah di tahun 2025 kami di UNG sudah mengelola sebanyak 41. 977 mahasiswa, masing-masing 23. 840 kategori organik dan 18. 137 PPG. Secara rinci 41. 977 mahasiswa ini tersebar di berbagai pulau di Indonesia, mulai dari Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Jawa, Papua, Maluku, Bali, Nusa Tenggara dan satu di Luar Negeri yakni Timor Leste,” terang Eduart.
Mahasiswa Pulau Sulawesi sendiri lanjut Eduart, yakni Sulut 5.262, Gorontalo 16.945, Sulteng 6.632, Sulbar 1.321, Sultra 3.213 dan Sulsel 4.618. Mahasiswa asal Pulau Kalimantan yaitu Kaltara 32, Kaltim 44, Kalsel 20, Kalteng 62 dan Kalbar 65 mahasiswa. Sedangkan Pulau Sumatera sendiri, dari Aceh 43, Sumut 180, Sumbar 53, Sumsel 67, Riau 58, Kepri 14, Jambi 24, Bengkulu 22, Lampung 82 dan Babel 8 orang.
Masih tentang jumlah mahasiswa dari setiap Pulau di Tanah Air, kata Eduart mereka berasal dari Pulau Papua masing-masing PBD 66, Papteng 67, Papua 146, Pabar 106, Papeg 21 dan Pasel 44 mahasiswa. Sedangkan mahasiswa berasal dari Pulau Jawa diantaranya, DKI Jakarta 45 orang, Banten 44, Jabar 168, Jateng 79, Jatim 270 dan DIY sendiri 6 orang.
Terakhir kata Eduart mahasiswa berasal dari Pulau Bali dan Nusa Tenggara masing-masing berjumlah, Bali 171 mahasiswa, NTB 219 dan NTT 319 mahasiswa. Kemudian Pulau Maluku, untuk Maluku 737, Malut 693 mahasiswa dan terakhir adalah mahasiswa asal Timor Leste sedikitnya 13 orang.
Beasiswa jadi Penunjang Kebutuhan 7.906 Mahasiswa
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang unggul dan berdaya saing, UNG tidak hanya memperhatikan standar kualitas pendidikan mahasiswa, tetapi turut memperhatikan kesejahteraan mahasiswa sebagai penunjang dalam menuntut ilmu.
Program pemberian beasiswa kepada ribuan mahasiswa tentunya menjadi salah satu solusi dilahirkan UNG, guna mempermudah proses pendidikan yang dijalani mahasiswa di Kampus Merah Maron tersebut.
Rektor UNG Eduart Wolok sampaikan kepada awak media Rabu (31/12/2025), selama tahun 2025 sudah sebanyak 7.906 mahasiswa mendapatkan beasiswa dari berbagai program yang dilaksanakan UNG.
“Kami juga bersyukur, selama tahun 2025 kami sebanyak 7.906 mahasiswa mendapatkan beasiswa, satu diantaranya melalui program KIP-K mencapai 7.636 mahasiswa,” ungkap Eduart.
Eduart katakan, program beasiswa yang diterima ribuan mahasiswa UNG tersebut bukan tentang berapa banyak jumlah uang yang mereka terima, akan tetapi tentang kebutuhan mereka dalam menggapai masa depan cerah.
“Saya tahu persis bagaimana kondisi mahasiswa saya, apalagi mereka hanya tinggal di kosan. Maka dari itu, program beasiswa yang mereka terima dari kampus tentu mereka pergunakan dengan baik untuk kebutuhan pendidikan,” jelas Eduart.
478 Medali dari Tingkat Lokal sampai Internasional
Mengelola sebanyak 41.977 mahasiswa memang tidak mudah bagi Civitas Akademika UNG di bawah kepemimpinan Eduart Wolok, sebagai Rektor UNG. Puluhan ribu karakter yang berbeda, tantangan dan dinamika eksternal dan internal kampus mau atau tidak tetap harus dihadapi dengan bijak. Walhasil, bukan hanya SDM yang berkualitas sukses dicetak, tetapi ratusan prestasi gemilang berhasil di raih di berbagai tingkatan baik lokal, regional, nasional sampai internasional.
Rabu (31/12/2025) Rektor UNG Eduart Wolok sampaikan di hadapan awak media melalui konferensi pers berlangsung di Lantai I Rektorat UNG, bahwa selama tahun 2025 mahasiswa UNG sudah mengukir prestasi di berbagai bidang.
“Kami juga bersyukur, meski di tengah dinamika yang kami hadapi terkait dengan mahasiswa, di balik itu ada prestasi-prestasi gemilang di ukir mahasiswa UNG baik di tingkat lokal, regional, nasional dan internasional. Selama tahun 2025 sebanyak 478 prestasi berhasil diukir mahasiswa UNG,” ujarnya.
Lanjut Eduart Wolok, prestasi diukir mahasiswa UNG itu seperti pada bidang olahraga yakni POMNAS XIX 2025, dimana mahasiswa UNG berhasil menyumbangkan medali emas pada cabang olahraga Taekwondo. Kemudian pada bidang sains dan inovasi atau PKM AMLI tahun 2025, mahasiswa UNG meraih medali emas di skema PKM-GFT.
“Selama tahun 2025 ada sebanyak 478 prestasi diukir mahasiswa UNG, tidak terkecuali berhasil meraih medali emas sebanyak 175 medali emas pada berbagai lomba. Pada ajang tingkat lokal sebanyak 25 medali emas, tingkat regional 7 medali emas, tingkat Nasional sebanyak 141 medali emas dan tingkat internasional 2 medali emas. Tetapi, ini bukan tentang medali emas, melainkan motivasi besar terhadap mahasiswa lain di UNG,” pungkasnya.(bm/habari.id).






