HABARI.ID, KAMPUS I Pada penghujungn tahun 2025 UNG (Universitas Negeri Gorontalo), melalui Fakultas Kedokteran masih mengukir prestasi sampai ke tingkat internasional, yakni melalui program pertukaran mahasiswa kedokteran berskala internasional.
Sebut saja Taufiqullah Zaki Baruwadi, akrab disapa Upik bisa juga Zaki, mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG yang terpilih sebagai satu-satunya mahasiswa mewakili Indonesia pada batch pertama Indonesian Medical Student Exchange.
Program yang diikuti mahasiswa kedokteran dari berbagai negara di kawsasan Asia seperti Thailand, Laos, Myanmar, Brunei Darussalam, Jepang, Malaysia dan Vietnam itu, bukan hanya mengangkat citra mahasiswa pada skala internasional. Tetapi lebih memperkuat perguruan tinggi tempat mereka menuntut ilmu, lebih dikenal dunia seperti UNG.
Memang tidak mudah bagi setiap mahasiswa kedokteran bisa lolos pada ajang bergengsi itu, apalagi kepanitiaannya rata-rata dari perguruan tinggi ternama di Tanah Air seperti UI (Universitas Indonesia) dan UGM (Universitas Gadjah Mada) kelas internasional.
Dekan Fakultas Kedokteran UNG, dr. Cecy Rahma Karim sampaikan, keterpilihan Taufiqullah Zaki Baruwadi pada program pertukaran mahasiswa kedokteran berskala internasional, bukti bahwa fakultas yang Ia pimpin memiliki SDM unggul dan berdaya saing.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa FK UNG memiliki daya saing dan kapasitas untuk berkiprah di forum internasional. Kami berharap pengalaman ini dapat memperkaya wawasan global mahasiswa serta mendorong lahirnya generasi dokter yang profesional, beretika, dan berorientasi pada pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Dukungan Civitas Akademika UNG khususnya Fakultas Kedokteran UNG hal utama dan penting bagi Taufiqullah Zaki Barwadi. Bahkan bukan hanya Taufiqullah saja, tetapi untuk seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG.
“Prestasi gemilang ini bukan hanya menjadi motivasi bagi Taufiqullah, tetapi dorongan untuk seluruh mahasiswa kedokteran UNG. Selain agenda akademik, rangkaian kegiatan juga mencakup pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat, yang terlaksana berkat dukungan sponsorship dari pihak eksternal. Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa kedokteran dalam pengabdian kepada masyarakat dan pelayanan kesehatan berskala internasional. Terima kasih anak-anakku,” pungkas dr. Cecy.(bm/habari.id).






