HABARI.ID, TRENGGALEK I Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin berharap pasar Pon kebanggaan masyarakat di kabupaten Trenggalek ini bisa segera diserahterimakan.
Bupati menyampaikan ini saat menerima Direktur Prasarana Strategis Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto, yang meninjau langsung bangunan pasar Pon yang baru selesai pembangunannya akhir tahun 2020.
Menurut Nur Arifin, pasar Pon Trenggalek ini kelak akan menjadi bagian dari upaya memulihkan ekonomi masyarakat yang kian terpuruk di masa pandemi COVID-19.
Jika sudah ada penyerahan dari Kementerian PUPR, maka Pemkab Trenggalek sudah bisa mengelola Pasar Pon Trenggalek yang sempat ludes terbakar pada tahun 2018 lalu itu.
Setelah itu akan ada penyerahan lapak-lapak kepada para pedagang.
Cukup lama penantian para pedagang eks Pasar Pon ini untuk bisa berdagang lagi di bangunan yang baru tersebut.
Sementara ini para pedagang korban kebakaran masih menempati tempat relokasi di bekas terminal MPU, yang belum representatif.
Bupati Moch.Nur Arifin, mengatakan, “Sebenarnya, bangunan pasar ini, sudah selesai Desember 2020. Dan pihak kontraktor pelaksana telah menyerahkannya kepada Kementrian PU…,”
Gus Ipin sapaan akrab Bupati Trenggalek ini berharap, dokumen-dokumen administrasi bisa terselesaikan dan Kementrian PUPR bisa segera menyerahkan bangunan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
“Pasar ini menjadi harapan besar pedagang. Selambat-lambatnya Februari bisa mereka tempati,” ucap Bupati.
Proses Serah Terima Segera Teragendakan
Sementara itu, Direktur Prasarana Strategis Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR, Iwan Suprijanto dalam kesempatan itu menjelaskan, ia bersyukur berkesempatan melihat langsung pasar Pon, salah satu pasar yang dibangun Kementrian PUPR.
Presiden dalam Peraturan Presiden nomor 43 tahun 2019 mengamanatkan kepada Kementrian PU untuk membangun beberapa pasar di tanah air dan salah satunya Pasar Pon Trenggalek
“Hari ini saya ingin cek langsung. Dan besar harapan saya, setelah bertemu dengan pak Bupati, kita bisa melakukan percepatan serahterima dan pemanfaatan pasar ini …,”
“Pasar ini penting keberadaannya untuk memulihkan kondisi ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19. Prosesnya sudah bisa dalam satu minggu ke depan. Tak butuh waktu lama karena hanya persoalan administrasi saja,” jelas Iwan Suprijanto.
Meskipun ini masih dalam masa pemeliharaan oleh Kementrian PUPR melalui kontraktor, serahterima pasar ini sudah bisa terwujudkan. Sekaligus dengan perjanjian kerjasama pengelolaan pasar oleh Pemerintah Daerah.(Sar/habari.id)